Senin, 02 Januari 2012
Selasa, 27 Desember 2011
Persiapan 1000 Mangrove untuk Indonesia
Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dan sebagai wujud kepedulian Korsapala terhadap kelestarian lingkungan, Korsapala berencana melakukan kegiatan konsevasi hutan mangrove dengan tema "1000 Mangrove untuk Indonesia".
Berdasarkan proposal kegiatan yang diajukan panitia pelaksana, kegiatan akan dilaksanakan pada tanggal 7 s.d. 8 Januari 2011 bertempat di Suaka Margasatwa Muara Angke dan Pulau Rambut. Pada tanggal 26 Desember 2011 dan 1 Januari 2012, Tim panitia telah melakukan survey lokasi penanaman mangrove di Suaka Margasatwa Muara Angke dan Pulau Rambut.
Suaka Margasatwa Muara Angke
Wilayah ini berisi hutan bakau dan suaka alam untuk burung-burung liar. Semula, vegetasi di SMMA adalah hutan bakau pantai utara Jawa dengan keanekaragaman jenis yang cukup tinggi. Akan tetapi akibat tingginya tingkat kerusakan hutan di wilayah ini, saat ini diperkirakan hanya 10% wilayahnya yang tertutup oleh vegetasi berpohon-pohon. Suaka margasatwa ini terletak berbatasan dengan kompleks pemukiman Pantai Indah Kapuk (PIK). Pintu masuknya berada di seberang kompleks ruko Niaga Mediterania, di bagian timur PIK. Sampai saat ini masih dikelola oleh Departemen Kehutanan.
Suaka Margasatwa Muara Angke
Wilayah ini berisi hutan bakau dan suaka alam untuk burung-burung liar. Semula, vegetasi di SMMA adalah hutan bakau pantai utara Jawa dengan keanekaragaman jenis yang cukup tinggi. Akan tetapi akibat tingginya tingkat kerusakan hutan di wilayah ini, saat ini diperkirakan hanya 10% wilayahnya yang tertutup oleh vegetasi berpohon-pohon. Suaka margasatwa ini terletak berbatasan dengan kompleks pemukiman Pantai Indah Kapuk (PIK). Pintu masuknya berada di seberang kompleks ruko Niaga Mediterania, di bagian timur PIK. Sampai saat ini masih dikelola oleh Departemen Kehutanan.
Suaka Margasatwa Pulau Rambut
Suaka Margasatwa Pulau Rambut yang terletak di jajaran Pulau Kepulauan Seribu, memiliki potensi keanekaragaman hayati yang cukup berlimpah. Utamanya adalah keanekaragaman jenis burung-burung merandai (burung air) sehingga kawasan ini sering dikenal sebagai “Heavens of bird” atau surga burung. Yang menarik, burung-burung ini memiliki perilaku migrasi ke Pulau Jawa atau pulau lain di Kepulauan Seribu untuk mencari makan pada pagi hari dan kembali ke Pulau Rambut pada sore hari untuk beristirahat. Dalam perkembangannya, kondisi dan potensi Pulau Rambut terus berubah. Berdasarkan hasil studi Pusat Pengkajian Keanekaragaman Hayati Tropika Lembaga Penelitian IPB tahun 1997 diketahui bahwa sebagian besar vegetasi bakau mengalami kematian akibat pencemaran sampah dan minyak.
So, come, join us :)
by KPA/005/2011
Gunung Gede, Gunung Bersejarah
Gunung Gede mungkin akan selalu dikenang oleh para anggota Korsapala angkatan pertama. Betapa tidak, di sinilah pendirian Korsapala pertama kali dideklarasikan.
Jalur Gunung Putri |
Packing Sebelum Mendaki |
Izin Pendakian |
Pendakian Pun Dimulai |
Trek Yang Cukup Mudah |
Hutan Tropis Yang Indah |
Surya Kencana, Padang Ilalang dan Edelweis Seluas +/- 40 Hektar |
Surya Kencana |
Puncak Gunung Gede Dengan Latar Belakang Gunung Pangrango |
Tim Summit Attack |
Matahari Pagi di Puncak Gede |
Kampung Korsapala |
Tim Pendaki Korsapala |
Upacara Pendirian Korsapala |
Upacara Pendirian Korsapala |
“Take nothing but photograps, leave nothing but footprints and kill nothing but times"
by KPA/005/2011
Sejarah Berdirinya Korsapala
Mungkin tidak pernah terlintas dibenak para pegawai BPK RI bahwa suatu saat nanti mereka akan memiliki sebuah organisasi pecinta alam. Pun demikian dengan para deklarator Korsapala.
Sejarah bermula ketika dua orang pejabat di lingkungan Biro SDM, yaitu bapak Padang Pamungkas dan Sulung Setyo Amboro, menyampaikan keinginannya untuk mendaki gunung sebagai sarana refreshing kepada beberapa stafnya yang kebetulan cukup sering melakukan pendakian. Permintaan diamini dan koordinator pelaksana pun ditunjuk, Abdullah Lathif E. Habiby dan Rahardian Ludhiro .
Awalnya, pendakian hanya dikhususkan untuk para pegawai di lingkungan Biro SDM. Namun, demi melihat animo pegawai dari unit kerja lain yang cukup besar, akhirnya diputuskan pendakian terbuka untuk umum. Setelah beberapa kali sempat ditunda, akhirnya kegiatan pendakian diputuskan dilaksanakan pada tanggal 30 April 2011.
Kira-kira satu bulan sebelum tanggal pendakian, diadakan rapat persiapan yang dihadiri oleh: Padang Pamungkas, Sulung Setyo Amboro, Wirawan Purwa Yuwana, Abdullah Lathif E. Habiby, Rahardian Ludhiro, Deviana Nuraini, dan Arief Ridhatama. Dalam rapat itulah ide pembentukan organisasi pecinta alam dilontarkan. Tak disangka, ternyata ide tersebut mendapat banyak dukungan. Persiapan pendakian dan pendirian organisasi pecinta alam pun dimulai. Gunung yang menjadi target pendakian adalah Gunung Gede di Cibodas.
Proses pemberian nama organisasi pecinta alam oleh ternyata tidak mudah. Berdiskusi melalui email, terdapat beberapa usulan nama yang cukup unik. Tercatat, terdapat lima usulan nama yang disampaikan oleh Tim Perumus:
- Torpala (Auditor Pecinta Alam) diusulkan oleh Wirawan Purwa Yuwana;
- Tortama ( Auditor Pecinta Alam) diusulkan oleh Abdullah Lathif E. Habiby;
- Petualang BPK diusulkan oleh Rahardian Ludhiro;
- Himpala (Himpunan Pemeriksa Pecinta Alam) diusulkan oleh Sulung Setyo Amboro;
- Korsapala (Komunitas Pemeriksa Pecinta Alam) diusulkan oleh Padang Pamungkas;
Setelah berdiskusi cukup panjang, akhirnya disepakati Korsapala sebagai nama organisasi pecinta alam BPK. Anggota Tim Perumus, yaitu: Padang Pamungkas, Sulung Setyo Amboro, Wirawan Purwa Yuwana, Abdullah Lathif E. Habiby, Rahardian Ludhiro, Damar Santosa, Deviana Nuraini, dan Arief Ridhatama.
Tidak sesulit proses pemberian nama, pembentukan lambang Korsapala ternyata cukup mudah. Hampir semua Tim Perumus menyetujui lambang yang diusulkan oleh Abdullah Lathif E. Habiby.
Lambang Korsapala Desain oleh: Chairul Muttaqin dan Arief Ridhatama |
Selain nama dan lambang, tim perumus juga berhasil menetapkan slogan Korsapala, yaitu "Menjaga Keuangan Negara dan Alam Raya" yang diusulkan oleh Wirawan Purwa Yuwana.
Akhirnya, setelah semua persiapan dianggap mencukupi, kegiatan pendakian pun dilaksanakan. Dengan menyewa sebuah truk tentara, pada Jumat malam tanggal 29 April 2011 para peserta pendakian yang berjumlah 36 orang pun diberangkatkan ke Gunung Putri, salah satu jalur pendakian Gunung Gede. Kegiatan pendakian dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 30 April s.d. 1 Mei 2011.
1 Mei 2011, Korsapala pun lahir
Pukul 11.00, hari Ahad, tanggal 11 Mei 2011, adalah waktu yang sangat bersejarah bagi Korsapala. Di waktu itulah pendirian Korsapala pertama kali dideklarasikan. Di puncak Gunung Gede, di tengah hujan yang cukup lebat, dan udara dingin yang menggigit, para peserta pendakian melakukan upacara pendirian Korsapala.
Para petugas Upacara:
- Inspektur Upacara : Sulung Setyo Amboro
- Pemimpin Upacara : Abdullah Lathif E. Habiby
- Protokol : Sofia Oktaviyana
- Pembaca Doa : Wirawan Purwa Yuwana
- Pembawa Bendera : Wisnu
- Pembaca Janji : Rahardian Ludhiro
- Pembaca Pancasila : Rahardian Ludhiro
Selepas upacara pendirian, diadakan pemilihan ketua Korsapala yang berhasil menetapkan Wirawan Purwa Yuwana sebagai Ketua Umum Korsapala yang pertama.
by KPA/005/2011
Senin, 19 Desember 2011
Profil Korsapala
"Komunitas pecinta alam di lembaga pemerintah?? mengapa tidak..."
Upacara Pendirian Korsapala |
Setelah lama dinanti, akhirnya pada tanggal 1 Mei 2011, Korsapala resmi berdiri. Upacara pendirian Korsapala dilakukan di puncak gunung Gede kira-kira pukul 11.00 di tengah hujan yang cukup lebat.
- Padang Pamungkas
- Sulung Setyo Amboro
- Wirawan Purwa Yuwana
- Abdullah Lathif E. Habiby
- Rahardian Ludhira N.
- Damarsunu Puji Santosa
- Muhammad Haykal
- Arief Ridhatama
- Herizal
- Febriandi Dolok Saribu
- Febri Fil Ilmi Muntasya
- John Smith Aritonang
- Tutur Ompusunggu
- Sofia Oktaviyana
- Deviana Nuraini
- Listya Devitarani
- Enda Nurhenti
- Maryani Gustina
- Fitriani Mosii
Korsapala merupakan akronim dari Komunitas Pecinta Alam. Anggota Korsapala adalah para pegawai di lingkungan pelaksana BPK RI, baik pegawai negeri sipil maupun pegawai honorer. Boleh dibilang, Korsapala adalah komunitas pecinta alam pertama yang berdiri di sebuah lembaga pemerintahan. Slogan yang diusung disesuaikan dengan "bisnis utama" BPK. yaitu: "Menjaga Keuangan Negara dan Alam Raya"
Pendakian Pertama Korsapala di gunung Gede |
Pelantikan anggota Korsapala pertama kali dilaksanakan di puncak Kenteng Songo, gunung Merbabu, pada tanggal 26 Juni 2011. Pelantikan dilakukan oleh Pembina Korsapala, bapak Sulung Setyo Amboro.
Pelantikan 14 Anggota Angkatan Pertama Korsapala |
- Sulung Setyo Amboro KPA/001/2011
- Wirawan Purwa Yuwana KPA/003/2011
- Rahadian Ludhira N KPA/004/2011
- Abdullah Lathif E. Habiby KPA/005/2011
- Damarsunu Puji Santosa KPA/006/2011
- Muhammad Haykal KPA/007/2011
- Arief Ridhatama KPA/008/2011
- Deviana Nuraini KPA/009/2011
- Herizal KPA/010/2011
- Fitriani KPA/011/2011
- Febriandi Dolok Saribu KPA/012/2011
- Maryani Gustina KPA/013/2011
- Listya Devitarani KPA/014/2011
- Enda Nurhenti KPA/015/2011
by KPA/005/2011